Meningkatkan Kreativitas Wawasan

Senin, 01 Februari 2021

Menyelami Makna Filosofis Tokoh Pewayangan Punakawan

Menyelami Makna Filosofis Tokoh Pewayangan Punakawan

Wisata EdukasiWayang Punakawan


Wayang Punakawan adalah kebudayaan asli Indonesia, karya pujangga Jawa, pertama sekali ditemukan dalam karya sastra Ghatotkacasraya, karya Empu Panuluh, Kerajaan Kediri.


Dalam ceritanya Wayang Punakawan terdiri dari 4 tokoh:

  1. Semar, menggambarkan dewa yang turun ke bumi & mewujud sebagai manusia, buruk rupa tetapi arif bijaksana.
  2. Gareng (Nala Gareng), putra sulung Semar, Gareng selalu berhati-hati dalam bertindak & tidak suka mengambil hak orang lain.
  3. Petruk, digambarkan dengan perawakan tinggi, mancung, jenaka, selera humor tinggi, pengayom & pembawa manfaat, namun senang bertarung karena dia seorang yang pilih tanding/sakti.
  4. Bagong, perawakan digambarkan mirip Semar, pendek, gemuk, bermulut besar, tergopoh-gopoh, banyak bicara, ceroboh & tergesa gesa dalam mengambil keputusan, jangan memiliki karakter seperti bagong.

Walau demikian tokoh punakawan selalu hidup di dalam suasana kerukunan sebagai satu keluarga. Tokoh pewayangan menunjukkan sifat. watak, perilaku manusia tidak semuanya baik, sehingga setiap orang harus bisa memahami watak orang lain, toleran dan bermasyarakat dengan baik.

Godongijo, mempersembahkan paket Ecotainment virtual fieldtrip, Membuat wayang, dimana siswa selain diajarkan tentang makna filosofis wayang, juga membuat wayang sendiri, sehingga siswa bisa lebih meresapi filosofis wayang dan bangga akan kearifan lokal, sebagai Fundamental untuk Go International.

Reservasi

Ms Jane: 0813-8376-5977

Sabtu, 23 Januari 2021

Belajar Dari Bambu

Belajar Dari Bambu

Belajar Dari Bambu

Tahukah Anda, dalam tahun pertama sampai ke-5, bambu pertumbuhannya sangat lambat, hanya beberapa centimeter per tahun, bahkan tidak keluar dari tanah, tetapi setelahnya pertumbuhannya sangat dahsyat. Ini dikarenakan persiapan untuk menopang batangnya yang tinggi berpuluh-puluh meter membutuhkan waktu yang lama.

Ketika kita didera masalah & kesulitan, artinya kita sedang dipersiapkan untuk hidup yang lebih gemilang, belajarlah kepada bambu, yang mempersiapkannya tanpa terlihat.

“The hardest part of a rocket to reach orbit is to get through the earth’s gravity” (bagian terberat agar sebuah roket mencapai orbit adalah saat melalui gravitasi bumi).

Bambu juga tidak pernah tumbang dikarenakan terpaan angin, sebab fleksibelitasnya yang tinggi dan satu lagi… bambu selalu tumbuh bergerombol, yang membuatnya kuat menahan badai.

Yuk belajar dari bambu, mempersiapkan diri dengan tenang, fleksibel dalam segala kondisi, dan bekerjasama (gotong royong) agar kita kuat dan mampu mengeksekusi pekerjaan besar.

Godongijo virtual fieldtrip, mempersembahkan pelatihan membuat kerajinan dari bambu (Tempat Pensil dari Bambu, bahan praktik dikirim ke sekolah), teknis penyampaian secara Virtual (Zoom Meeting), untuk siswa yang sedang Learning from Home. Kegiatan ini dipadukan dengan Flora & Fauna Corner, agar mengobati kejenuhan siswa, serta dipandu oleh kakak pelatih yang ramah dan menyenangkan.

Reservasi: Ms. Jane 0813-83765977